Rukun umroh menjadi salah satu hal yang penting untuk kamu pahami dengan baik. Sebab rukun umroh ini harus diterapkan pada saat kamu menunaikan ibadah umroh dan haji.

Maksud umroh di sini, yaitu ibadah yang dilakukan di Tanah Suci dan biasa disebut dengan ziarah. Jadi dalam rukun umroh, ada beberapa hal yang harus dilakukan supaya ibadah umroh kamu sah.

Sudah penasaran kan? Yuk, langsung saja simak dengan baik penjelasan di bawah ini tentang syarat dan rukun umroh, wajib umroh, perbedaan rukun haji dan umroh serta 10 langkah ringkas mengerjakan umroh.

Mengenal Syarat Umroh yang Harus Dipenuhi

rukun umroh

Sebelumnya perlu kamu ketahui, bahwa syarat umroh adalah hal-hal yang harus dipenuhi oleh seseorang ketika ingin melaksanakan ibadah umroh. Berikut ini syarat-syarat umroh yang perlu kamu ketahui:

1. Beragama Islam

Persyaratan umroh yang paling utama yaitu beragama islam. Nah, jadi bagi kamu yang akan melaksanakan ibadah umroh, maka diwajibkan beragama islam.

Maksud dari beragama islam, yaitu bisa bersyahadat. Intinya buat kamu yang non islam tidak boleh menunaikan ibadah haji atau umroh. Sebab hukumnya tidak sah dan tidak akan diterima oleh Allah swt.

2. Baligh

Syarat umroh yang kedua yaitu baligh. Baligh adalah istilah dalam hukum islam yang menunjukkan bahwa seseorang telah mencapai kedewasaan. Nah, masa baligh ini ditandai dengan kedewasaan secara fisik.

Maksud secara fisik di sini, seperti anak laki-laki yang sudah berusia 15 tahun ke atas biasanya akan mengalami mimpi basah. Sedangkan wanita usia 9 tahun ke atas akan mengalami menstruasi atau haid.

3. Berakal Sehat

Syarat umroh ketiga yaitu berakal sehat. Perlu kamu ketahui bahwa, maksud berakal sehat di sini yaitu waras atau tidak gila. Jadi kalau ada orang yang mengalami gangguan jiwa tidak boleh menunaikan ibadah umroh. Sekalipun kamu terbilang orang yang mampu.

Jadi simpulannya, yaitu ibadah umroh tidak wajib dilakukan oleh orang yang tidak memiliki kesadaran diri atau menderita gangguan jiwa. Harus orang yang punya akal.

4. Mampu Secara Materi, Fisik dan Finansial

Syarat umroh yang keempat yaitu mampu secara materi, fisik dan fiansial. Nah, di sini aku mau jelasin satu-satu supaya kamu bisa lebih mudah dalam memahaminya.

Jadi maksud mampu secara materi, yaitu kamu sudah bisa memahami materi yang berhubungan dengan ibadah umroh. Seperti materi rukun umroh, syarat umroh, doa umroh dan lainnya dengan baik.

Sedangkan mampu secara fisik yaitu sehat jasmani. Tidak sedang memiliki riwayat sakit yang parah. Sebab aktivitas umroh cukup terbilang lumayan berat, makanya dibutuhkan fisik yang kuat supaya hal yang tidak diinginkan tidak terjadi.

Dan mampu secara finansial yaitu tidak kekurangan dalam kebutuhan ekonominya. Intinya tidak memaksakan diri sampai meminjam uang hanya untuk pergi umroh. Karena umroh hukumnya tidak diwajibkan.

5. Merdeka

Syarat umroh yang kelima yaitu merdeka. Tapi merdeka di sini bukan seorang budak. Karena ibadah umroh merupakan ibadah yang memerlukan waktu yang lama.

Jadi kalau nanti tetap memaksakan seorang budak, maka sangat dikhawatirkan pekerjaan yang ditinggalkannya akan terbengkelai.

Mengetahui Rukun Umroh yang Harus Terpenuhi

Rukun umroh adalah kegiatan yang tidak boleh ditinggalkan oleh seorang yang sedang mengerjakan ibadah umroh.

Sebab kalau salah satu rukun umroh ada yang tidak dipenuhi, maka ibadahnya terbilang tidak sah dan ia tidak boleh diganti dengan dam (denda).

Berikut ini aku akan beri tahu mengenai rukun umroh yang perlu kamu ketahui, supaya ibadah umroh kamu bisa berjalan dengan baik. Yuk, langsung saja simak dengan baik penjelasan di bawah ini.

Pengertian Manasik Umroh Paling Lengkap Dengan Tata Cara Sesuai Sunnahnya

1. Niat Ihram

Segala sesuatu memang harus diawali dengan niat. Begitupula dengan ibadah umroh harus ada niat terlebih dahulu. Supaya ibadah umroh kamu dianggap sah. Tapi sebelum kamu berniat usahakan kondisi badan harus dalam keadaan suci dari hadas besar dan kecil juga ya.

Nah, di sini aku juga mau kasih tahu bahwa hukum berniat adalah rukun umroh, sedangkan berniat di Miqat yaitu wajib. Maka siapapun yang tidak menjatuhkan niat di Miqat harus membayar dam.

Jadi Intinya, kamu diwajibkan memakai kain ihram terlebih dahulu. Setelah itu kamu berwudhu lalu dilanjutkan dengan membaca niat.

Dan bacaannya seperti ini “Nawaitul umrata wa ahramtu biha lilahi ta’ala”. Doa ini bisa kamu hapalkan dalam waktu yang cepat, sebab doanya pendek dan mudah.

2. Tawaf

Tawaf adalah aktivitas mengelilingi Kakbah sebanyak tujuh kali dengan syarat-syarat tertentu. Seperti suci dari hadas besar, menutup aurat, niat tawaf, bermula dari Hajar Aswad dan berakhir di Hajar Aswad lagi.

Kemudian sesuai sunnahnya tawaf ini harus dilakukan dengan cara berlari-lari kecil pada 3 putaran pertama dan berjalan biasa pada 4 putaran terakhir. Tetapi kalau memang tidak memungkinkan untuk berlari kecil, berjalan biasa pun tidak apa-apa.

Proses tawaf ini akan berawal dan berakhir di Hajar Aswad. Dan apabila posisi kamu sudah berada di dekat Hajar Aswad usahakan untuk menciumnya sesaat (kalau memungkinkan).

Tapi kalau tidak memungkinkan kamu cukup memberikan isyarat dengan cara melambaikan tangan. Lalu pada saat menjalankan tawaf, usahakan untuk memperbanyak dzikir dan doa.

3. Sai

Sai adalah kegiatan berjalan bulak-balik dari bukit Shafa ke Marwah sebanyak 7 kali. Dan ini merupakan salah satu dari rukun umroh yang harus dikerjakan, maka tidak sah umrohnya kalau ditinggalkan. Jarak yang harus kamu tempuh dari bukit Shafa ke Marwah sepanjang 405 meter.

Dalam melaksanakan Sai, kamu tidak diwajibkan dalam keadaan suci. Maksudnya kamu tidak perlu berwudhu. Jadi, bagi wanita yang sedang haid atau nifas boleh melakukan Sai.

Pada saat mengerjakan Sai boleh berhenti kalau sudah masuk waktu shalat atau terlalu penat. Dan nantinya bisa disambung kembali dari tempat pemberhentian tersebut.

Di sini kamu juga disarankan untuk berlatih berjalan jauh terlebih dahulu. Supaya pada saat kamu berada di Tanah Suci sudah siap dengan berbagai rintangan yang ada.

Dan perlu kamu ketahui juga bahwa syarat dalam rukun Sai, yaitu pertama harus dilakukan selepas tawaf yang sempurna dan sah, kedua bermula dari bukit Shafa dan berakhir di Marwah, dan ketiga harus melakukan tujuh kali putaran dengan hati yang yakin.

4. Mencukur atau Menggunting Rambut

Kegiatan mencukur atau menggunting rambut disebut tahalul (keluar dari ihram). Jadi tahalul bisa juga diartikan sebagai hal yang dihalalkan.

Maksud dihalalkan di sini yaitu hal-hal yang tadinya dilarang ketika ihram sekarang boleh dilakukan. Seperti memotong rambut, kuku dan masih banyak lagi.

Selain itu, tahalul juga bisa diartikan sebagai rukun terakhir dari umroh. Dan simbolisnya dari tahalalul ini dengan mencukur rambut sendiri minimal memotong 3 helai saja.

Di sini untuk laki-laki  disarankan bercukur. Sementara untuk wanita hanya disarankan menggunting dari ujung rambut saja.

5. Tertib

Maksud tertib di sini, yaitu harus melakukan semua rukun secara berurutan mulai dari niat sampai ke mencukur atau menggunting rambut. Jadi intinya tidak boleh di acak.

Apabila ada yang terlewat atau tidak sesuai dengan urutan, maka umroh kamu dianggap tidak sah.

Wajib Umroh yang Harus Diterapkan

Selain rukun umroh terdapat pula wajib umroh yang harus dipenuhi ketika sedang melaksanakan ibadah umroh. Dan kalau kamu meninggalkan wajib umroh, maka bisa diganti dengan membayar dam (denda).

Berikut ini wajib umroh yang perlu kamu ketahui. Yuk, langsung saja simak dengan baik penjelasan di bawah ini ya.

1. Ihram dari miqatnya

Ihram dari miqat di sini terbagi menjadi dua yaitu:

  • Miqat zamani yaitu batas waktu yang diperbolehkan untuk memulai niat (ihram) bagi haji. Terjadi di bulan Syawal, Dzulqadah, dan sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah.
  • Miqat makani yaitu batas miqat yang ditentukan berdasarkan tempat. Seperti halnya haji.

2. Meninggalkan Larangan Ihram

Kalau kamu melanggar larangan ihram maka kamu harus membayar dam atau denda. Maka dari itu, usahakan untuk tidak melanggarnya.

Berikut ini aku akan memberitahukan larangan ihram yang harus kamu hindari. Yuk, langsung saja simak dengan baik larangan ihram di bawah ini.

  • Dilarang memotong kuku
  • Dilarang memburu, menyakiti dan membunuh hewan kecuali hewan tersebut mengancam nyawa manusia.
  • Dilarang memotong, membunuh maupun mencabut tumbuhan baik di Taman dan sebagainya.
  • Dilarang memakai parfum atau wangi-wangian dikain ihram.
  • Untuk wanita dilarang berhias secara berlebihan. Maksud berhias berlebihan di sini yaitu memakai make up yang mencolok, memakai bulu mata palsu dan lain-lain.
  • Dilarang berhubungan suami istri. Meskipun bermesraan itupun tidak boleh dilakukan.
  • Untuk laki-laki dilarang memakai pakaian yang berjahit dan memakai topi.
  • Dilarang memakai kaos tangan dan penutup wajah seperti masker atau cadar (bagi wanita).
  • Dilarang berkata kotor atau bertengkar termasuk mengumpat.
  • Dilarang memakai menihkahkan dan dinikahkan.

Sejarah Air Zam Zam Lengkap dengan Keistimewaannya Bagi Setiap Orang yang Meminumnya

Perbedaan Rukun Haji dan Umroh

Perlu kamu ketahui, bahwasanya rukun haji dan umroh memiliki perbedaan. Jadi, rukun haji adalah melakukan niat ihram, dilanjutkan dengan wukuf di Arafah, kemudian tawaf, lalu Sai, setelah itu mencukur atau mengunting rambut dan terakhir menertibkan lima rukun di atas.

Sedangkan rukun umroh yaitu pertama niat ihram, dilanjut dengan tawaf, kemudian Sai, setelah itu mencukur atau menggunting rambut dan menertibkan keempat rukun umroh di atas.

10 langkah Ringkas Mengerjakan Umroh yang Harus Terpenuhi

Berikut ini aku akan kasih ringkasan tetang cara mengerjakan umroh yang baik dan benar. Yuk, langsung saja simak.

  1. Mandi sunat ihram
  2. Solat sunat ihram
  3. Pakaian ihram
  4. Niat di Miqat
  5. Talbiyah
  6. Tawaf umroh
  7. Shalat sunat tawaf
  8. Minum air zam-zam
  9. Sai umroh
  10. Mencukur atau menggunting rambut

Demikianlah penjelasan dari aku tentang rukun umroh yang perlu kamu pahami dengan baik. Jadi rukun umroh itu tidak boleh terlewatkan. Sebab kalau ada yang terlewat, maka ibadah umroh kamu tidak sah.

Untuk penjelasan tentang umroh secara lengkapnya bisa kamu download di google dalam bentuk pdf maupun word ya. Semoga penjelasan dari aku bermanfaat.