Biometrik umroh pastinya akan terdengar aneh oleh orang awam. Pasti kamu juga bertanya-tanya kan apa sih biometrik umroh itu?

Mari langsung saja bahas selengkapnya di bawah ini tentang biometrik umroh. Hal ini bertujuan supaya bisa menambah wawasan kamu sebelum menunaikan ibadah umroh. Pastinya kamu sudah sangat begitu penasaran kan? Yuk, langsung saja simak baik-baik.

Apa Itu Biometrik Umroh?

Biometrik berasal dari kata bio yang artinya sesuatu yang hidup dan metric berarti mengukur. Jadi, biometrik umroh yaitu cara kerja yang bersistem supaya bisa mengenali seseorang berdasarkan ciri-ciri fisik, karakter serta perilakunya secara otomatis.

Nah, sekarang ini pemerintahan Arab Saudi sudah menetapkan kebijakan baru, bahwasanya para calon jamaah umroh serta haji harus melakukan biometrik terlebih dahulu. Biometrik ini digunakan sebagai syarat dalam pengajuan visa umroh.

Dan pelaksanaan biometrik umroh ini sudah berlangsung sangat lama. Maka dari itu, dalam pelaksanaan rekamaan jangan sampai kamu tidak mendengarkan materi yang sudah diberitakan ya.

Tujuan diadakannya biometrik umroh ini supaya antrian calon jamaah haji dan umroh tidak terlalu menumpuk di Bandara. Sehingga para calon jamaah umroh juga bisa lebih merasa aman dan nyamaan saat akan melakukan boarding pass.

Rukun Umroh, Syarat Umroh dan Wajib Umroh yang harus Dilaksanakan

Fungsi Sistem Biomeotrik

biometrik umroh

Apakah kamu sudah tahu apa sih fungsi sistem biometrik itu? Penasaran kan? Yuk, langsung saja bahas selengkapnya di bawah ini. Perhatikan baik-baik ya.

Fungsi biometrik terbagi menjadi tiga, yaitu:

1. Pendaftaran

Jadi, maksud fungsi pendaftaran di sini yaitu guna menyimpan data-data biometrik individu ke dalam basis data supaya nanti bisa digunakan lagi. Hal ini bisa dilakukan dengan cara perekaman data yang menggunakan informasi dasar dan ciri spesifik individu.

2. Verifikasi

Proses verifikasi ini maksudnya karekteristik fisik dan perilaku manusia. Jadi, dalam pengindetifikasian biometrik ini terbagi menjadi dua macam, yaitu fisik serta perilaku.

Nah, biometrik dengan fisik itu menggunakan pengenalan wajah, sidik jari, geometri jari, geometris telinga, pengenalan iris, DNA, telapak tangan, gigi, bau dari keringat tubuh serta pengenalan suara.

Jadi, intinya biometrik fisik atau biasa disebut dengan fisiologis ini menggunakan bagian fisik dari tubuh seseorang sebagai kode unik untuk pengenalan.

Sedangkan biometrik perilaku menggunakan pengenalan khas, seperti mengetik, menulis, cara berjalan, hentakan tombol, tanda tangan serta beberapa gerakan tubuh lainnya.

Khusus untuk suara, sering disebut dengan karateristik gabungan, karena suara dibentuk berdasarkan karakteristik fisik dan perilaku (logat seseorang dalam berbicara).

3. Identifikasi

Maksud identikasi ini memiliki fungsi untuk memproses pengesahan serta pemadanan. Hal ini dilakukan dengan cara membandingkan ciri sampel biometrik dengan data yang terekam dalam basis data.

Tujuan Sistem Biometrik

Sistem biometrik ini bisa gunakan sebagai pengganti dari sistem keamanan kata sandi. Hal ini di sebabkan karena sistem keamanan yang hanya bergantung pada kode sandi saja. Jadi setiap orang disarankan untuk mengingat sekitar 25 sampai 150 kata.

Intinya jangan terlalu banyak kata. Karena akan menyulitkan dalam menghafalnya. Maka dari itu sebaiknya sandi singkat dan jelas.

Persiapan Umroh untuk Pria dan Wanita 9 hari dan 12 hari Terbaru dan Terlengkap

Rekam Biometrik Umroh

biometrik umroh

Rekam biometrik umroh yaitu kumpulan dokumen calon jamaah. Maksud dari dokumen calon jamaah ini berisi tentang sidik jari, retina mata, foto dan dokumen lainnya.

Jadi, data dokumen tersebut dibutuhkan untuk keperluan semua jenis layanan visa masuk ke Arab Saudi, termasuk calon jamaah umroh dan haji.

Namun, sebelum kamu melakukan rekam biometrik umroh ini, biasanya para calon jamaah umroh disarankan untuk menemui biro travel umrohnya terlebih dahulu.

Nah, kamu  akan dibantu oleh biro travel untuk membuat janji supaya bisa menentukan jadwal, lokasi serta waktu kedatangan sesuai dengan pilihan calon jamaah umroh.

Kemudian calon jamaah umroh akan mendapatkan bukti mereka sudah punya janji bertemu dari agen travel yang bersangkutan. Bukti tersebut berupa surat. Jadi nanti bukti tersebut digunakan saat mendatangi tempat VFS Tasheel.

Proses Rekam Biometrik

  1. Para calon jamaah umroh harus mendatangi kantor VTS Tasheel. Nah, intinya di sini para jamaah diharapkan supaya melakukan registrasi terlebih dahulu. Karena kalau kamu sudah lewat waktu registrasi yang sudah ditentukan dalam bukti janji temu. Maka kamu harus mendaftarkan ulang lagi.
  2. Kemudian, para jamaah harus menunjukkan bukti janji temu kepada petugas. Lalu tunggu sampai kamu dipanggil untuk masuk ya.
  3. Para jamaah diwajibkan antri diloket pendaftaran, terus menyerahkan dokumen persyaratan. Nah, di sini para jamaah akan mendapatkan nomor antrian.
  4. Setelah para calon jamaah dipanggil sesuai dengan nomor antrian, maka para calon jamaah dipersilakan masuk ke dalam ruang perekaman biometrik.

Namun sebelum melakukan rekaman, calon jamaah dipersilakan untuk membayar biaya administrasi langsung kepada petugas yang melayani perekaman biometrik tersebut. Lalu para calon jamaah juga diharuskan untuk menyerahkan dokumen persyaratan yang sebelumnya sudah diinformasikan.

  1. Para calon jamaah mulai melakukan proses rekam biometrik umroh. Proses rekam biometrik tersebut dimulai dari scan retina mata, sidik jari, rekam wajah dan terakhir foto.
  2. Terakhir yaitu para calon jamaah disuruh menunggu sebentar dan akan diberikan bukti tanda terima rekam biometrik dari VFS Tasheel. Nah, biometrik yang diberikan ini akan berlaku dalam jangka enam bulan saja.

Lokasi Rekam Biometrik Umroh

Perlu kamu ketahui, bahwa sebelumnya lokasi rekam biometrik umroh ini dilakukan di Bandara Arab Saudi, saat para calon jamaah sudah mendarat.

Namun sekarang para calon jamaah harus melakukan rekam biometriknya saat mengurus visa umroh. Lebih tepatnya sekarang dilakukan di Tanah air. Hal ini berlaku untuk para calon jamaah umroh, haji dan pemohon visa ke Arab Saudi.

Jadi, rekam biometrik umroh itu bisa dilakukan di pusat VFS Tasheel di Indonesia. Maksud VTS Tasheel di sini yaitu perusahaan yang ditunjuk oleh pemerintah Arab Saudi untuk melayani permintaan bisa masuk Kerajaan Arab Saudi.

Intinya di sini, biro travel kamu akan memberikan pendamping kepada para calon jamaah sebelum melakukan rekam biometrik umroh. Dan untuk lokasinya bisa kamu cari di google mulai dari Jakarta dan sekitarnya.

Kumpulan Doa Umroh Terlengkap Sesuai Sunnah yang Baik dan Benar

Syarat Melakukan Rekam Biometrik

biometrik umroh

Biometrik juga memiliki syarat yang harus dipatuhi. Syarat tersebut akan aku bahas di bawah ini. Yuk, langsung saja simak!

  1. Harus melakukan janji temu terlebih dahulu untuk menentukan lokasi tempat, jadwal, dan waktu kedatangan sesuai pilihan para peserta
  2. Persyaratan yang perlu kamu bawa yaitu paspor asli dan Kartu Tanda Penduduk.
  3. Biaya yang harus kamu keluarkan untuk rekam biometrik ini sekitar Rp 120.000,00 (Seratus Dua Puluh Ribu Rupiah).

Cara Kerja Biometrik

Ada beberapa cara biometrik seperti mengukur gaya berjalan seseorang, dapat beroperasi tanpa kotak secara langsung dengan orang yang diautentikasi. Mengenai komponen perangkat biometri ini diantaranya:

  1. Perangkat pembaca untuk merekam faktor biometrik diautentikasi.
  2. Perangkat lunak untuk konversi data biometrik yang dipindai ke dalam format standar digital dan membandingkan titik pencocokan dari data yang sudah diamati.
  3. Dan database untuk menyimpan data biometrik secara aman untuk dibandingkan.

Jadi, data biometrik ini bisa disimpan di database pusat. Meskipun biometrk modern sering kali bergantung pada pengumpulan data secara lokal.

Pengertian Rukun Haji, Syarat Haji dan Wajib Haji Lengkap Penjelasannya

Mekanisme Sistem Biometrik

Perlu kamu ketahui juga, bahwa biometrik juga memiliki mekanisme sistem. Dan di dalam mekanisme sistem biometri ini bisa digambarkan dalam beberapa fase. Kamu sudah penasaran kan? Yuk, perhatikan baik-baik.

1. Fase penggolongan

Fase penggolongan ini sering dinamakan dengan enrollment. Di dalam fase ini akan ada pindai atau scan oleh sensor biometrik. Jadi sensor biometrik ini merupakan representasi karakterirstik digital.

2. Fase pencocokan

Fase pencocokan ini disebut sebagai inputan database yang akan dicocokan dengan identifikasi data. Jadi di dalam fase ini bisa dimungkinkan adanya reduksi. Sehingga hasil representasinya pun digital.

Maka dari itu, hal ini akan di proses dengan ekstraktor ciri untuk menghasilkan suatu representasi yang ekspresif. Dan pada akhirnya akan menjadi bentuk template.

3. Fase pengenalan

Fase pengenalan ini biasanya karakteristik individunya akan dibaca oleh pembaca biometrik. Dan selanjutnya akan dikonversi dalam format digital untuk diproses sebagai ekstraktor ciri. Kemudian hasil template ini akan dilanjutkan dengan identifikasi individu.

Jadi, inti dari uraian di atas yaitu sistem biometrik merupakan kemampuan untuk menentukan apakah komponen yang saling mempengaruhi dalam pengukuran identitas diri melalui karateristik pembeda pada badan seseorang membawa pengaruh atau hasil yang optimal.

Demikianlah pembahasan dari aku tentang biometrik umroh. Untuk lebih jelas mengenai alamat lokasi rekam biometrik di pusat atau di daerah silahkan cari di google. Semoga penjelasan dari aku bermanfaat ya.